
Fantech WGP13s
Desain ergonomis ala controller Xbox dengan finishing matte serta bodi bertekstur anti-slip. Gamepad ini menawarkan konektivitas fleksibel lewat StrikeSpeed Wireless 2.4 GHz dan mode kabel Type-C Menariknya, Fantech menyertakan dual dongle (USB-A & USB-C), sehingga kamu bisa langsung mencolokkannya ke PC maupun HP Android tanpa adapter tambahan
Quick Verdict
Gamepad paling best value di rentang harga Rp300 ribuan. Dengan hadirnya sensor Hall Effect, polling rate 1000 Hz, dan dual dongle USB-C, gamepad ini sangat cocok bagi gamer PC dan mobile yang menginginkan kontrol presisi tanpa takut mengalami analog drift
Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan
- • Hall Effect
- Analog anti-drift dan trigger elektromagnetik memberikan presisi tinggi dan daya tahan ekstra lama
- • Ultra-Responsive
- Polling rate hingga 1000 Hz di mode wireless maupun kabel untuk latensi minim
- • Konektivitas
- Paket penjualan dibekali dua jenis dongle (USB-A & USB-C)
Kekurangan
- • Face Buttons Masih Membrane
- Tombol utama (A, B, X, Y) belum menggunakan tactile switch, terasa standar layaknya gamepad bajet
- • Tidak Ada Fitur Bluetooth
- Koneksi wireless hanya mengandalkan dongle 2.4 GHz
Review Terkait

Beitong KP40
pilihan sangat menguntungkan di kelas entry-level bagi Anda yang mencari mouse gaming berbobot super ringan. Performa sensor 10.000 DPI dan kabel paracord-nya sudah sangat cukup untuk mendukung gameplay kompetitif tanpa bikin dompet jebol.

Beitong KP20
pilihan sangat menguntungkan di kelas entry-level bagi Anda yang mencari mouse gaming berbobot super ringan. Performa sensor 10.000 DPI dan kabel paracord-nya sudah sangat cukup untuk mendukung gameplay kompetitif tanpa bikin dompet jebol.

Sharge Flow 3
pilihan sangat menguntungkan di kelas entry-level bagi Anda yang mencari mouse gaming berbobot super ringan. Performa sensor 10.000 DPI dan kabel paracord-nya sudah sangat cukup untuk mendukung gameplay kompetitif tanpa bikin dompet jebol.
